Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

Latest Posts

Ustadz Yusuf Mansyur Do'akan Jokowi - Kyai Ma'ruf Menangi Pilpres 2019
Yusuf Mansur berkunjung ke kantor tim pemenangan atau Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Yusuf mendoakan agar Jokowi memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Dengan mengenakan baju gamis dan songkok warna hitam, Yusuf Mansur berkunjung ke kantor TKD di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, disambut Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Rabu (14/11/2018).
Kebetulan dalam waktu bersamaan, di ruang Ketua TKD ada calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari PDIP untuk daerah pemilihan (dapil) I Jawa Timur (Surabaya dan Sidoarjo).
Suasana pertemuan itu seperti reuni antara Yusuf Mansur, Machfud Arifin dan Puti. Mereka bercerita tentang pertemuan sebelumnya. Yusuf juga mengapresiasi dengan Machfud Arifin, mantan Kapolda Jatim.
Yusuf mengapresiasi hasil karya Machfud selama memimpin Polda Jatim yang membangun masjid indah nan megah (Masjid Arif Nurul Huda), gedung baru di rumah sakit bhayangkara Polda Jatim, gedung PATUH lantai 6 dan gedung lainnya.
Dengan prestasi tersebut, Yusuf Mansur yakin Machfud Arifin dapat membawa kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.
“Semoga Pak Machfud dapat melaksanakan amanat ini dan Pak Jokowi menang,” kata Mansur.
Sementara itu, Ketua TKD Jatim Machfud Arifin mengucapkan terima kasih dan berharap dapat melaksanakan tugas dengan baik untuk memenangkan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.
“Mudah-mudahan dengan berbagai ikhtiar yang kita lakukan bersama, mensosialisasikan program-program Pak Jokowi ke seluruh lapisan masyarakat. Serta mengajak masyarakat untuk meluangkan waktunya setengah jam atau satu jam di 17 April 2019, jangan salah pilih. Pilih yang sudah terbukti nyata, kerja untuk rakyat,” harapnya.
Baiq Nuril Apresiasi Dukungan Jokowi Kepadanya Tuk Dapatkan Keadilan
Baiq Nuril Maknun mengapresiasi perhatian Presiden Joko Widodo yang mendukungnya mendapatkan keadilan. Jokowi sebelumnya mendorong Baiq Nuril mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang memvonisnya 6 bulan penjara dalam kasus ITE.

"Saya cuma bisa bilang terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Beliau (Jokowi) yang telah mendukung saya untuk mendapat keadilan," ujar Baiq Nuril dalam jumpa pers di Fakultas Hukum Universitas Mataram, Selasa (20/11/2018).

Presiden Jokowi sebelumnya mendorong Baiq Nuril untuk mengajukan pemohonan PK ke MA. Namun, jika di tingkat PK Nuril masih belum mendapat keadilan, Jokowi menyarankan untuk mengajukan grasi.

"Namun, dalam mencari keadilan, Ibu Baiq Nuril masih bisa mengajukan upaya hukum, yaitu PK. Kita berharap, nantinya, melalui PK, Mahkamah Agung dapat memberikan keputusan yang seadil-adilnya. Saya sangat mendukung Ibu Baiq Nurul mencari keadilan," ujar Jokowi di Pasar Induk Sidoharjo, Senin (19/11).

Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan menunda eksekusi Baiq Nuril, terpidana kasus ITE. Baiq Nuril sedianya dieksekusi pada Rabu (21/11).

"Setelah kita diskusikan, kita kaji kembali, akhirnya kita mengambil kebijakan menunda eksekusi tersebut dengan mendesak supaya Baiq Nuril segera mengajukan PK. Dengan pertimbangan persepsi keadilan yang berkembang terus di masyarakat," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Mukri.

Mukri menegaskan, Baiq Nuril terbukti bersalah sesuai dengan putusan MA karena melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE jo Pasal 45 ayat 1 UU ITE. Mengutip putusan MA, Baiq Nuril, menurutnya, terbukti bersalah mentransfer/mentransmisikan rekaman percakapannya dengan mantan atasannya berinisial M saat Baiq Nuril menjadi staf honorer di SMAN 7 Mataram.

"Perbuatan yang bersangkutan adalah ketika dia mengetahui ada perselingkuhan antara si pelapor, kemudian dia rekam. Setelah direkam, kemudian oleh yang bersangkutan itu dipindahkan ke laptop. Dengan dipindahkan ke situ, ditransfer, maka beredar rekaman itu," papar Mukri.

Jokowi Resmikan Pembangunan Masjid Kampus "Ki Bagus Hadikusumo"
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Masjid Ki Bagus Hadikusumo di Universitas Muhammadiyah Lamongan. Peresmian ini sekaligus peletakan batu pertama tower kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Jokowi juga meresmikan kenaikan status perguruan tinggi Muhammadiyah dalam acara itu. Enam perguruan tinggi tersebut berada di Lamongan, Banten, Jakarta, Kudus, Wonosobo, dan Sorong. Jokowi meminta Muhammadiyah merespons dampak revolusi industri 4.0.

"Saya minta perguruan tinggi dan universitas-universitas Muhammadiyah, bapak ketua, secepatnya merespons ini. Ada fakultas ekonomi, ganti jadi fakultas digital ekonomi," ujar Jokowi di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Jawa Timur, Senin (19/11/2018).

Sebab, kata Jokowi, profesi-profesi konvensional, seperti teller dan tukang pos, sudah tidak relevan. Ia mendorong perguruan tinggi meresponsnya dengan menciptakan fakultas dan jurusan baru yang menyesuaikan perubahan zaman.

"Saya titip fakultas-fakultas di universitas atau perguruan tinggi merespons dengan merumuskan agenda riset yang baru, pentingnya membentuk jurusan, fakultas yang baru," kata Jokowi.

Dalam acara ini, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana, Mensesneg Pratikno, Menristekdikti M Nasir, Mendikbud Muhadjir Effendy, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, Gubernur Jatim Soekarwo, dan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
MUI Apresiasi & Dukung Renca Jokowi Perkuat Pendidikan Madrasah
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan mengapresiasi niat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin memperkuat pendidikan diniyah dan pendidikan keagamaan di pesantren.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi, di Jakarta, akhir pekan ini. “MUI menyambut gembira dan mengapresiasi yang setulus-tulusnya atas niat yang luhur Presiden Jokowi untuk memperkuat pendidikan diniyah dan pendidikan keagamaan di pesantren-pesantren dengan membangun karakter anak-anak bangsa,” kata Zainut.

Ditambahkan Zainut, penguatan madrasah diniyah merupakan bentuk kepedulian dan antisipasi dini untuk mempersiapkan generasi emas yang kuat, tangguh dan berakhlak mulia. Dengan begitu, generasi mendatang bisa bersaing di dunia global tanpa kehilangan jati dirinya. MUI menyadari pengaruh era digital semakin sulit dihindari. “Di satu sisi era digital banyak melahirkan manfaat, tapi di sisi lain juga banyak melahirkan mudarat.

Di antara mudarat itu misalnya, mengubah ciri kehidupan masyarakat gotong royong menjadi individual, timbulnya sifat pragmatisme, ingin serba mudah dan gampang,” kata dia.

Selain itu, kata dia, perkembangan teknologi juga menyebabkan lenyapnya identitas kultural nasional serta lokal, hilangnya semangat nasionalisme dan patriotisme. Sementara hal paling mengkhawatirkan pihak yang cepat terserang budaya digital itu adalah generasi muda.

“Untuk itu, MUI berharap semoga apa yang menjadi harapan Bapak Presiden tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh kementerian terkait sehingga gagasan yang sangat mulia tersebut tidak menguap sia-sia,” kata dia.
Industri Manufaktur Topang Ekonomi Kepulauan Riau
Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto menilai, Kepulauan Riau (Kepri) memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor industri manufaktur.

Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong wilayah tersebut menjadi tujuan investasi dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif.

"Industri pengolahan memberikan kontribusi paling besar hingga 36 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kepri pada triwulan III tahun 2018," kata Airlangga dalam sebuah keterangan resmi, Minggu (18/11/2018).

Dia juga mencatat, perekonomian Kepri pada kuartal III 2018 yang diukur berdasarkan PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 65,19 triliun, dan atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp 43,68 triliun. Hal ini tidak terlepas dari peran Batam sebagai salah satu pusat kawasan industri.

Maka itu, kami mengajak kepada para pelaku industri dan investor di Batam untuk tetap optimistis menjalankan usahanya. Pemerintah telah memiliki solusi dan kebijakan strategis untuk menjadikan kawasan Batam semakin kompetitif," ujar dia.

Apalagi, ia menambahkan, Batam berpeluang menjadi pusat pertumbuhan startup dengan adanya pengembangan Nongsa Digital Park. Upaya ini untuk merealisasikan Batam sebagai innovation hub serta mendukung implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

"Saat leadership retreat di Bali pada Oktober lalu, Pemerintah Indonesia dan Singapura menandatangani Bilateral Investment Treaty. Selain potensi investasi Singapura ke Batam akan semakin besar, juga membidik Batam sebagai digital bridge Singapura ke Indonesia," imbuhnya.

Warga Perbatasan Tak Lagi Beli Gas Dari Malaysia
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar meninjau progres pemasangan jaringan gas rumah tangga (jargas) Kota Tarakan, Kalimantan Utara pada 15 November lalu.

Rona sumringah terpancar jelas di wajah kaum ibu di Rusunawa Pamusian Bompanjang termasuk Ati Iriani (59 Tahun). Ibu rumah tangga yang sudah lebih dahulu menikmati jargas sejak 2010 di kota tersebut, membagi pengalamannya.

Dengan antusias Ati menceritakan manfaat sambungan gas bumi rumah tangga ini yang dapat menghemat pengeluaran rutin bulanannya secara signifikan.

Ia mengaku sangat senang karena diperhatikan oleh pemerintah meskipun tinggal di daerah perbatasan. "Kami sekarang tidak perlu lagi menggunakan gas tabung dari negara tetangga," ungkap Ati seperti dikutip dari situs Kementerian ESDM, Sabtu (17/11/2018).

Ia menyebut, kini dirinya hanya menghabiskan sekitar Rp 30.000 hingga Rp 40.000 ribu saja per bulan sejak menggunakan jargas. "Yang tadinya sebulan kami habiskan 1-2 tabung yang 14 kg dari Malaysia, itu harganya Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu, sekarang Alhamdulillah 30 sampai 40 ribu (rupiah) saja," ujarnya.

Manfaat lain dalam menggunakan jargas, menurut Ati, adalah penggunaannya sangatlah mudah dan dapat digunakan selama 24 jam.

Pengalaman lain diutarakan oleh Epon Widyawati (53 tahun), pemilik usaha kecil makanan seperti siomay, bakso, batagor, dan mie ayam. Ia merasakan banyak kemudahan dalam menggunakan jargas, di antaranya ialah tidak perlu mengangkat tabung gas ketika membeli gas baru. Kemudahan lainnya yaitu menghilangkan kekhawatiran dirinya ketika memasak pada dini hari.

"Sekarang sudah enak, kita nggak perlu antri panas-panasan untuk membeli gas tabung, dan tidak perlu takut gas habis pada tengah malam," ujar Epon.

Dari sisi penghematan, Epon menjelaskan bahwa ia mampu berhemat hingga lebih dari Rp 600.000 setiap bulannya jika dibandingkan dengan memakai gas tabung.

"Kalau pakai jargas lebih irit, lebih murah. Dalam 1 bulan, sebelum pakai jargas Rp 1 juta lebih, setelah pakai jargas turun menjadi sekitar Rp 300-350 ribu, itu sangat membantu sekali," tandasnya.

Bagi Ati, Epon dan pengguna jargas di Tarakan, juga 4.695 rumah tangga lain yang akan dipasang jargas pada akhir tahun ini, hadirnya jargas diharapkan akan memberikan dampak positif dari segi finansial, baik dari penghematan, maupun pemanfaatan jargas untuk meningkatkan perekonomian dan kehidupan masyarakat Kota Tarakan.
Waspada Penyebaran Hoax Oleh Djoko Edhi Abdurrahman
Jelang Pilpres 2019, soal isu dukung mendukung calon presiden terus bergulir. Terbaru adalah isu dukungan dari organisasi kepemudaan (OKP) dari kelompok Cipayung (HMI, PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, IMM, Hikmabudhi, KMHDI) kepada calon Presiden patahana Joko Widodo yang di duga di galang oleh Badan Intelejen Negara (BIN) sebagaimana di kutip dari akun fb atas nama Djoko Eddhi Abdurrahman mantan anggota komisi 3 DPR RI yang di unggah Sabtu (17/11/2018).

Dalam unggahan fb Djoko Eddhi ini tertulis pertanyaan seseorang kepada Djoko soal isu suap Kepala BIN kepada OKP Cipayung. Berikut isi lengkap unggahannya.

mohon maaf mengganggu. Saya mau minta bantuan Mas Joko. Kemarin saya ada ngetwit tentang suap dari kepala BIN kepada beberapa ormas mahasiswa (PB HMI, PMII, GMNI, GMKi, PMKRi, IMM, Hikmabudhi, KMHDI) yang masing2 ormas mendapat Rp200 juta per bulan, ketua PB masing2 Rp20 juta per bulan.

Ormas Mahasiswa ini dìminta untuk atas nama organisasi agar tidak mengkritisi dan oposan terhadap pemerintahan Jokowi, minimal sampai Okt 2019. Di samping itu, mereka tanpa harus membawa nama organisasi, diminta untuk mendeklarasikan ormas relawan Jokowi bernama MADANI.

Ormas Relawan ini sdh dibentuk para ketum PB dan sementara berkantor di Tebet, dekat kantor BM PAN. Harga  sewa kantor Rp280 juta langsung dibayar cash oleh oknum BIN dan biaya ops tahap awal utk Madani Rp 1 miliar sdh diserahkan.

KA BIN juga akan menanggung biaya deklarasi Relawan Madani (Mahasisa Pemuda untuk Jokowi) secara nasional di Surabaya pada Des 2018 sebesar Rp5 miliar daj disusul deklarasi Madani di seluruh propinsi dengan biaya dari BIN Rp500 juta per propinsi.

Menanggapi hal ini, saat di hubungi redaksi Respiratori Saddam Al Jihad Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) mengatakan, ini jelas-jelas mengada-ada dan saya tak pernah mendengar namanya Madani (baca : Relawan Madani (Mahasisa Pemuda untuk Jokowi).

“Kami PB HMI sedang fokus Pleno 1 PB HMI. Fitnah mengadu domba mahasiswa, itulah yang terjadi”, sebut Saddam.

Menurut Saddam, kalau dalam teori ‘devide et empira’ atau politik adu domba, maka sebetulnya akhirnya mahasiswa dibiarkan ribut untuk menyibukkan mahasiswa dengan isu tersebut.

“Justru dengan isu tersebut efek nya adalah mahasiswa tidak fokus dalam membangun dialektika kebangsaan”, tegas mantan Ketum HMI Cabang Sumedang itu.

Seperti di ketahui, berdasarkan penelusuran dan sumber-sumber redaksi, relawan Madani ini memang ada dan telah berencana menggelar kegiatan deklarasi dukungan untuk Jokowi.

Redaksi telah mencoba menghubungi ketua umum dari OKP Cipayung yang di tuduh seperti PMII, GMNI, IMM,Hikmabudhi namun sampai berita ini di turunkan belum ada jawaban. Klarifikasi akan di muat di edisi selanjutnya dari pihak-pihak lain yang di sebut-sebut.
Milad ke-106 Muhammadiyah Usung ‘Ta’awun untuk Negeri’
Pada 18 November 2018, Persyarikatan Muhammadiyah akan memasuki usia ke-106 tahun menurut perhitungan kalender Greogian. Menyambut milad tahun ini, PP Muhammadiyah mengusung tema “Ta’awun Untuk Negeri”. Melalui surat instruksi penyelenggaraan dengan nomor 02/INS/I.0/B/2018, PP Muhammadiyah memberitahukan seluruh pimpinan wilayah, daerah, cabang hingga ranting untuk memakai tema tersebut.
PP Muhammadiyah juga menghimbau seluruh lapisan persyarikatan untuk menyelenggarakan kegiatan sosial pengumpulan dana untuk meringankan beban saudara sebangsa yang tertimpa musibah bencana alam di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah.
Terkait alasan pemilihan tema “Ta’awun Untuk Negeri”, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa tema ini diangkat karena belakangan ini Indonesia tengah diuji oleh banyak musibah bencana alam, serta banyak persoalan keumatan dan kebangsaan lainnya.
Di tengah ragam persoalan itu, Muhammadiyah ingin mengajak semua pihak untuk saling bergandengan tangan memajukan bangsa. “Oleh karena itu, melalui milad ini, kami ingin meneguhkan kembali Muhammadiyah sebagai gerakan pelayanan sosial yang kemudian membangun kebersamaan melalui ta’awun,” ujarnya pada Rabu (31/10).
“Namun lebih dari itu, kami ingin ta’awun ini tidak hanya kepada mereka yang tertimpa musibah tetapi juga mereka yang saat ini masih mengalami kesulitan, terutama masalah perekonomian,” tutur Mu’ti. Indonesia dalam pandangan Muhammadiyah tidak boleh dibiarkan statis dan banyak masalah. Untuk itu, perlu kerja bersama untuk memajukan bangsa.
JK: Dana Desa Bukan Hanya untuk Bangun Infrastruktur Saja
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta agar dana desa bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur tetapi untuk pembangunan pertanian.

"Apakah kopi, cokelat, buah-buahan, holtikultra dan sebagainya. Jangan hanya mengandalkan padi," kata JK di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (18/11/2018).

Dia menjelaskan penting untuk menjaga swasembada. Tidak hanya itu penting juga menjaga pendapatan masyarakat selain petani.

"Karena itulah maka dana desa dapat dipakai untuk membeli bibit yang baik, dibagi kepada masyarakat bibit-bibit unggul untuk buah-buahan, kopi, cokelat, dan sebagainya," papar JK.

Karena itu, kata JK, pembangunan desa penting untuk pendapatan serta keseimbangan masyarakat. JK juga berharap program-program desa lebih difokuskan dan menghasilkan untuk pembangunana.

"Karena apabila masuk kota terlalu banyak timbul juga pengangguran di kota. Kalau timbul pengangguran di perkotaan maka angka kriminalitas akan tinggi," kata dia.
Ribuan Warga Boyolali akan Hadiri Jalan Sehat Milad 106 Tahun Muhammadiyah
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Boyolali akan menggelar Jalan sehat dalam rangka Milad 106 Tahun Muhammadiyah, ribuan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum akan memadati area sekitar Kompleks Kabupaten Boyolali. acara akan di gelar InsyaAllah Ahad, 18 November 2018, start – finish alun-alun Kidul Kab. Boyolali
Antusias masyarakat untuk jalan sehat memang sangat terlihat jelas. Peserta bukan hanya dari warga Muhammadiyah saja tapi di ikuti masyarakat Umum Boyolali.
Purwanto, S.Pd., M.Pd. selaku ketua panitia menjelaskan “bahwa kegiatan ini merupakan aksi 106 tahun milad Muhammadiyah sebagai syiar yang menggembirakan ummat dan masyarakat umum. Pada kegiatan itu akan mengumpulkan donasi untuk membantu korban bencana.”jelas Purwanto
Lanjut Panitia menghimbau “Peserta dengan jumlah ribuan ini dihimbau untuk cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Peserta mencintai lingkungan hidup tidak meninggalkan sampah-sampah berserakan. Seluruh peserta dimohon membawa kantong plastik untuk memungut sampah di sekelingnya. Kita datang disambut dengan lungkungan yang bersih, maka kita akan pulang dengan kondisi lingkungan yang bersih pula.”Himbau Purwanto
Sementara itu Sapta Wibawa,S.T. selaku panitia bidang pubdekdok menyampaikan bahwa “sosialisasi kegiatan ke masyarakat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain dengan memasang spanduk di beberapa titik, media sosial, dan melalui struktur organisasi.”jelas Sapta.
Lanjut Sapta juga berharap “sosialisasi bisa sampai dan menyasar kepada masyarakat umum dengan benar & baik.”lanjut Sapta.
Fahrudin,SH. Seksi Transportasi melaporkan bahwa “InsyaAllah rute yang akan di lalui dalam rangka milad Muhammadiyah kabupaten Boyolali besok hari Ahad tanggal 18/11/18. Jam 07.00-selesa. Start dan Finish dari alun- alun kidul lalu menuju patung Sukarno ke kiri lurus lewat depan Gedung dakwah Muhammadiyah Boyolali, lalu ke seiko ke kiri ketemu perempatan kiri lagi, sampai patung Jendral Sudirman ke kanan kantor Disporapar ke kiri sekaligus pembagian kupon, lalu ke kantor sekda ke kanan kantor bupati kiri masuk alun alun kidul Boyolali”papar Fahrudin.
Disediakan dorprize Sepeda Motor, sepeda gunung, kulkas, Dispenser, mejikom, alat rumah tangga dll
Jalan sehat yang dikemas dengan acara Pawai Taaruf rencana akan di hadiri oleh PWM jawa Tengah, PDM Boyolali, Bupati Boyolali, Dandim Boyolali, Kapolres Boyolali, PCM se Boyolali, Ortom seboyolali ( Aisyiyah, PM, NA, IMM, IPM, HW, Tapak Suci), AUM se Boyolali, warga Muhammadiyah dan masyarakat umum se boyolali.

SDM

video

Dukungan

Cat-5

Cat-6