Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

» » » Baiq Nuril Apresiasi Dukungan Jokowi Kepadanya Tuk Dapatkan Keadilan

Baiq Nuril Apresiasi Dukungan Jokowi Kepadanya Tuk Dapatkan Keadilan
Baiq Nuril Maknun mengapresiasi perhatian Presiden Joko Widodo yang mendukungnya mendapatkan keadilan. Jokowi sebelumnya mendorong Baiq Nuril mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang memvonisnya 6 bulan penjara dalam kasus ITE.

"Saya cuma bisa bilang terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Beliau (Jokowi) yang telah mendukung saya untuk mendapat keadilan," ujar Baiq Nuril dalam jumpa pers di Fakultas Hukum Universitas Mataram, Selasa (20/11/2018).

Presiden Jokowi sebelumnya mendorong Baiq Nuril untuk mengajukan pemohonan PK ke MA. Namun, jika di tingkat PK Nuril masih belum mendapat keadilan, Jokowi menyarankan untuk mengajukan grasi.

"Namun, dalam mencari keadilan, Ibu Baiq Nuril masih bisa mengajukan upaya hukum, yaitu PK. Kita berharap, nantinya, melalui PK, Mahkamah Agung dapat memberikan keputusan yang seadil-adilnya. Saya sangat mendukung Ibu Baiq Nurul mencari keadilan," ujar Jokowi di Pasar Induk Sidoharjo, Senin (19/11).

Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan menunda eksekusi Baiq Nuril, terpidana kasus ITE. Baiq Nuril sedianya dieksekusi pada Rabu (21/11).

"Setelah kita diskusikan, kita kaji kembali, akhirnya kita mengambil kebijakan menunda eksekusi tersebut dengan mendesak supaya Baiq Nuril segera mengajukan PK. Dengan pertimbangan persepsi keadilan yang berkembang terus di masyarakat," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Mukri.

Mukri menegaskan, Baiq Nuril terbukti bersalah sesuai dengan putusan MA karena melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE jo Pasal 45 ayat 1 UU ITE. Mengutip putusan MA, Baiq Nuril, menurutnya, terbukti bersalah mentransfer/mentransmisikan rekaman percakapannya dengan mantan atasannya berinisial M saat Baiq Nuril menjadi staf honorer di SMAN 7 Mataram.

"Perbuatan yang bersangkutan adalah ketika dia mengetahui ada perselingkuhan antara si pelapor, kemudian dia rekam. Setelah direkam, kemudian oleh yang bersangkutan itu dipindahkan ke laptop. Dengan dipindahkan ke situ, ditransfer, maka beredar rekaman itu," papar Mukri.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

About the Author Jokowi - FAQ

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments

Leave a Reply

SDM

video

Dukungan

Cat-5

Cat-6