Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

» » Embung Pea Parsinagaan Aliri Lahan & Dukung Pariwisata di Samosir

Embung Pea Parsinagaan Aliri Lahan & Dukung Pariwisata di Samosir
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Embung Serbaguna Pea Parsinagaan di Kecamatan Ronggor Nihuta, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Ini untuk mendukung pengembangan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Pembangunan embung ini memberikan manfaat sebagai tampungan air untuk mengairi 200 Ha lahan pertanian dan pemenuhan kebutuhan air baku di sekitar wilayah tersebut yang langka air.

"Pembangunan bendungan, embung, dan infrastruktur sumber daya air lainnya adalah upaya mencapai ketahanan air dan kedaulatan pangan sebagai bagian dari Nawacita," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Kamis (15/11/2018).

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, Roy Pardede mengatakan, selama ini masyarakat sekitar membutuhkan pasokan air untuk dimanfaatkan dalam mengairi lahan persawahan dengan komoditas, seperti jagung, kacang, dan sayuran.

"Kementerian PUPR memutuskan untuk membangun embung ini, guna meningkatkan tambahan tampungan air bagi dua kecamatan, yaitu Kecamatan Palipi dan Kecamatan Ronggor Nihuta," ujar dia.

Roy menambahkan, selain sebagai bangunan tampungan air, embung Serbaguna Pea Parsinagaan dapat dimanfaatkan sebagai objek pariwisata. Nantinya, masyarakat juga dapat melakukan budidaya perikanan di sekitar embung ini, di samping fungsi lainnya sebagai sumber air irigasi.  Ia menambahkan, masyarakat sebelumnya harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Namun dengan telah dibangunnya embung ini, masyarakat setempat merasakan manfaatnya yang besar. Masyarakat merasa senang dan bersyukur atas manfaat yang banyak," sambungnya.

Embung Serbaguna Pea Parsinagaan memiliki luas genangan air sebesar 33,09 ha, dengan debit volume tampungan air sebanyak 486,10 m3. Pekerjaan pembangunan embung dilengkapi dengan saluran pengelak (intake) dan pembuatan bangunan pelimpah saluran.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II menjadi pihak pembangun embung serbaguna Pea Parsi agaan sejak April 2018, dan telah selesai pada November 2018. Dana pembangunan bersumber dari APBN 2018 sebesar Rp 7,97 miliar, serta bantuan sokongan dari kontraktor PT Siman Eranesia Ardesplan.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

About the Author Jokowi - FAQ

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments

Leave a Reply

SDM

video

Dukungan

Cat-5

Cat-6