Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

» » Jokowi: Adanya Hilirisasi Industri Akan Menekan Defisit Transaksi Indonesia

Jokowi: Adanya Hiliisasi Industri Akan Menekan Defisit Transaksi Indonesia
Presiden Joko Widodo menegaskan, kunci utama untuk menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit) terletak pada upaya menciptakan hilirisasi di berbagai industri, mengingat Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah.

"Negra kita sudah melimpah batubara, bauksit, ikan dan lain-lain. Misalnya, mineral bauksit setiap tahun jutaan ton. Tetapi, pabrik kita mengimpor alumina. Kuncinya, industrialisasi dan hilirisasi," kata Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (3/12).

Dia menegaskan, sejauh ini pemerintah Indonesia belum pernah mengerjakan untuk menciptakan hilirisasi. Sehingga, jelas Jokowi, upaya menciptakan hilirisasi tersebut akan menekan tingkat defisit transaksi berjalan.

Presiden mengungkapkan, jika sejak dulu Indonesia membangun industri alumina, maka impor tidak perlu terjadi. "Karena, pengaruhnya pada current account deficit. Batubara misalnya, setiap tahun kurang lebih 480 juta ton yang kita ekspor. Batubara mentah kita ekspor," ujarnya.
Lebih lanjut dia menegaskan, apabila sudah ada hilirisasi, batubara itu bisa untuk membuat bahan bakar turunan. "Tetapi, kenapa tidak dilakukan hilirisasi? Karena, kita terlalu enak kirim bahan mentah, lalu mendapatkan uang," imbuh Jokowi..

Presiden menegaskan, apabila upaya untuk menciptakan hilirisasi industri belum siap di bidang teknologi, maka bisa dilakukan upaya untuk membeli. "Selalu saya dorong. Tetapi, untuk menyelesaikannya memang tidak mudah. Sekali lagi, hilirisasi," jelasnya.

Dia menambahkan, sejauh ini Indonesia sebagai produsen terbesar kelapa sawit dengan kapasitas produksi CPO mencapai 42 juta ton per tahun. "Ini kami usahakan dihilirisasi untuk biosolar 20 (B20). Setelah itu, kami akan mengejar B80 dan B100," ucap Presiden.

Sehinggan, kata Jokowi, langkah tersebut bisa mengurangi defisit transaksi berjalan, karena impor solar bisa dikurangi atau bahkan dihilangkan. "Kalau kita membangun industrialisasi dari beberapa tahun lalu, maka GDP kita bisa empat kali lipat," ucap Presiden.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

About the Author Jokowi - FAQ

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments

Leave a Reply

SDM

video

Dukungan

Cat-5

Cat-6